IOT ARCHITECTURE
Merancang Data Logging IoT yang Hemat Koneksi dan Database
Pemisahan sample rate, refresh dashboard, telemetri latest, interval logging, dan event logging agar sistem tetap ringan.
Empat interval yang berbeda
Sebuah alat dapat membaca sensor 100 kali per detik, memperbarui layar 10 kali per detik, mengirim nilai realtime sekali per detik, dan menyimpan riwayat sekali per menit. Menyamakan semuanya pada interval tercepat membuat jaringan dan database bekerja tanpa manfaat.
Latest data
Tabel latest data menyimpan satu baris per perangkat. Setiap telemetri baru menggantikan payload sebelumnya. Dashboard membaca tabel ini untuk menampilkan keadaan terkini dengan cepat.
Historical logging
Riwayat digunakan untuk analisis. Interval dipilih berdasarkan seberapa cepat fenomena berubah dan tujuan laporan. Suhu ruangan mungkin cukup setiap 1–5 menit, sementara transient tertentu membutuhkan interval lebih rapat dalam periode terbatas.
Event logging
Beberapa data lebih tepat disimpan ketika peristiwa terjadi: hasil timbang saat pengguna menekan SIMPAN, alarm saat suhu melewati batas, perubahan target, atau proses terapi selesai. Event membawa konteks lebih lengkap daripada sampel kontinu.
Retensi
Tentukan berapa lama data disimpan dan apakah data lama diringkas. Cleanup terjadwal mencegah disk penuh. Backup harus berada pada media berbeda dari data aktif.
Dampak ke ESP32
Pengiriman yang lebih jarang mengurangi waktu radio aktif, heap yang digunakan TLS, kemungkinan timeout, dan gangguan pada loop utama. Bila jaringan terputus, perangkat dapat menyimpan event penting dalam antrean lokal dengan batas ukuran.