STUDI KASUS · ENVIRONMENTAL MONITORING
Monitoring Suhu dan Kelembapan ESP32 dengan AHT10
Contoh sistem monitoring suhu dan kelembapan dengan interval realtime, interval logging yang dapat diatur, grafik, dan ekspor data.
Kebutuhan sistem
Monitoring lingkungan perlu membedakan frekuensi pembacaan sensor, frekuensi pembaruan layar, frekuensi pengiriman realtime, dan frekuensi logging database. Semua interval tersebut tidak harus sama.
Arsitektur
ESP32 membaca AHT10 melalui I2C, memeriksa status pembacaan, dan menyimpan nilai terakhir yang valid. Dashboard meminta data realtime dengan interval ringan, sedangkan perangkat hanya membuat catatan historis sesuai interval logging yang diatur.
Pertimbangan penempatan sensor
Sensor tidak boleh terlalu dekat dengan regulator, ESP32, layar, atau sumber panas lain. Aliran udara, enclosure, kelembapan kondensasi, dan waktu stabil setelah power-on memengaruhi hasil. Untuk penggunaan serius, pembacaan perlu dibandingkan dengan alat referensi pada beberapa titik.
Fitur web
- Nilai suhu dan kelembapan terkini.
- Status online dan waktu data terakhir.
- Grafik historis berdasarkan rentang waktu.
- Pengaturan interval logging dengan batas aman.
- Ekspor CSV dan laporan.
- Akun khusus proyek.