STUDI KASUS · WEARABLE PROTOTYPE

Wearable Monitoring Berbasis ESP32-C3, MAX30102, dan ECG

Eksplorasi akuisisi sinyal sensor optik dan analog, streaming BLE, smoothing visual, deteksi koneksi sensor, dan mode data uji.

Diterbitkan 30 Jul 2026Diperbarui 30 Jul 2026admin

Tantangan wearable

Wearable memerlukan kompromi antara sampling, filtering, konsumsi daya, ukuran paket BLE, dan respons antarmuka. Sinyal yang terlihat bagus pada grafik belum tentu bermakna secara klinis; sistem prototipe harus jelas membedakan fungsi demonstrasi, estimasi, dan pengukuran tervalidasi.

Akuisisi data

MAX30102 menyediakan sinyal optik merah dan inframerah. ECG analog memerlukan front-end yang aman, bias, filter, serta proteksi sesuai konteks penggunaan. ESP32-C3 membaca data dengan jadwal stabil dan mengirim ringkasan maupun sampel grafik melalui BLE.

Penyajian grafik

Smoothing dapat memakai moving average ringan atau low-pass digital. Amplitudo tampilan sebaiknya dinormalisasi secara adaptif dengan batas agar sinyal tidak berubah menjadi gelombang sinus akibat smoothing berlebihan. Framerate UI dipisahkan dari sample rate agar bentuk sinyal tetap terbaca tanpa membuang sampel.

Batasan

Prototipe ini tidak boleh diklaim sebagai alat diagnosis tanpa desain keselamatan, isolasi, validasi, dan proses regulasi yang sesuai. Dokumentasi harus menyatakan sumber data, algoritma estimasi, dan kondisi sensor tidak terhubung.

Referensi dan bacaan lanjutan

  1. MAX30102 Datasheet
  2. Bluetooth Low Energy Overview